Asalweb

Notification

×
[recent]
Latest News

Featured

[detikNews][recentbylabel]

Selasa, 01 Januari 2019

Mengenal Ultima Thule, Objek Terjauh yang 'Tersentuh' Manusia

Ilustrasi saat New Horizons milik NASA melintasi salah satu objek terjauh di Tata Surya, yaitu Ultima Thule. Foto: Dok NASA

Jakarta - NASA membuka kalender 2019 dengan pencapaian fantastis. Kendaraan antariksa mereka, New Horizons, sukses menyambangi salah satu objek terjauh yang pernah diketahui di Tata Surya.

Adalah Ultima Thule yang dimaksud. Itu merupakan salah satu objek Sabuk Kuiper, yaitu sebuah wilayah di Tata Surya yang berisikan benda-benda angkasa purbakala. Lokasinya terbentang luas dari orbit Neptunus sampai ke titik yang jauhnya bisa mencapai 50 AU (astronomical units), atau 50 kali jarak Bumi-Matahari.

New Horizons sukses melewati Ultima Thule dengan jarak cukup dekat, yaitu 3.500 kilometer. Hal ini pun memberikan informasi lebih lanjut terhadap objek Sabuk Kuiper tersebut.

Ultima Thule diperkirakan memiliki bentuk mirip dengan pin boling. Ia terus berputar pada porosnya secara horizontal. Untuk ukurannya, objek tersebut kurang lebih memiliki panjang 32 kilometer dan lebar 16 kilometer.

Selain itu, ada kemungkinan lain yang membuat Ultima Thule semakin menarik untuk diteliti. Ia bisa jadi merupakan dua objek yang terus mengorbit satu sama lain.

Meski yang disebut di atas masih sekadar prediksi, New Horizons sudah mengungkap satu fakta soal Ultima Thule. Objek tersebut diketahui berputar seperti baling-baling, dengan poros mengarah ke New Horizons.

Hal tersebut mengakibatkan kecerahan dari Ultima Thule tidak terlalu tampak dari hasil foto yang ditangkap kendaraan antariksa itu sebelumnya. Selain itu, masih banyak yang harus diketahui, seperti salah satunya periode rotasi dari objek tersebut.

Ultima Thule sendiri ditemukan pada 26 Juni 2014 lalu oleh teleskop luar angkasa Hubble milik NASA. Nama resminya adalah 2014 MU69.

Sedangkan Ultima Thule memiliki arti 'lebih jauh dari dunia yang sudah diketahui". Nama tersebut terpilih melalui pemungutan suara oleh publik secara terbuka pada saat itu.

Seperti disebutkan di atas, Ultima Thule berada di Sabuk Kuiper. Melintasnya New Horizons ke objek tersebut membuat misi ini sebagai pelintasan terjauh terhadap objek di Tata Surya.

2014 MU69 tergolong sebagai "cold classical" di Sabuk Kuiper. Itu artinya, ia memiliki orbit hampir bulat dengan sudut inklinasi rendah. Ultima Thule juga mengitari Matahari, sebagaimana Bumi dan objek lainnya di Tata Surya.

Senin, 31 Desember 2018

Anak Krakatau Menyusut, Nelayan Sempat Lihat Gunung Terbelah

Gunung Anak Krakatau. (REUTERS/Stringer)

Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM menyebut volume Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menyusut sekitar 60 persen atau dua pertiga karena erupsi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Tinggi gunung yang semula 338 meter kini hanya tersisa sekitar 110 meter.

Hal ini sesuai dengan kesaksian salah seorang nelayan asal Lampung, Puji, yang menyaksikan detik-detik Anak Krakatau meletus pada 22 Desember 2018 lalu dan memicu gelombang tsunami.

Saat diwawancarai CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu, Puji mengaku melihat Anak Krakatau seperti terbelah dua dan longsor. Usai terbelah itu, Anak Krakatau kemudian memuntahkan lahar dam material vulkanik.

"Kami melihat anak GAK itu seperti pecah belah dua, lalu api lahar langsung mencar turun ke laut. Peristiwa itu, sekitar pukul 20.00 WIB," kata Puji.

Saat itu ia bersama belasan nelayan lain sedang mencari ikan di sekitar Gunung Anak Krakatau. Jarak kapal yang ditumpanginya sekitar 2 km dari gunung atau berada dalam batas aman saat gunung api itu berstatus waspada atau level II. Belakangan setelah menyebabkan tsunami dan terus erupsi, statusnya dinaikkan menjadi siaga atau level III.

Berselang lima menit kemudian, tiba-tiba gelombang tinggi tsunami datang dan langsung menerjang perahu yang ditumpangi bersama nelayan lainnya.

Gulungan ombak datang tak cuma sekali, tapi sampai tiga kali. Hantaman ombak pertama membuat perahu-perahu nelayan oleng dan hilang kendali. Sementara terjangan gelombang kedua, membuat semua nelayan tercebur ke laut karena perahu terbalik.

"Hantaman ketiga itu, tingginya 10 sampai 12 meter. Saat itulah kami semua langsung terbawa arus ombak dan terpencar hingga tak tahu lagi arahnya kemana," kata Puji.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Gerakan Tanah PVMBG Agus Solihin mengatakan volume Gunung Anak Krakatau kini menyusut antara 150 sampai 180 juta meter kubik akibat erupsi dan kegempaan vulkanik selama beberapa pekan lalu. Alhasil tubuh gunung kini tersisa sekitar 40 persen dari semula.

"Penyusutan volume itu sampai 60 persen atau dua per tiga dari volume awal," ujar Agus.

Berkurangnya volume tubuh Gunung Anak Krakatau ini diperkirakan karena adanya proses rayapan tubuh gunung dan disertai tingginya laju erupsi yang terjadi pada 24 hingga 27 Desember.

Ia menjelaskan penyusutan volume Anak Krakatau hingga 180 juta meter kubik ke laut itu dipastikan menyisakan tubuh Gunung Anak Krakatau tersisa antara 40 sampai 70 juta meter kubik.

Selain itu, tinggi gunung juga menurun. Berdasarkan analisis visual, Anak Krakatau yang semula tingginya 338 meter, kini terkikis menjadi 110 meter.

Tinggi Anak Krakatau pun menjadi lebih rendah dibandingkan Pulau Sertung. Menurut Agus, tinggi Pulau Sertung yang ada di dekat Anak Krakatau mempunyai tinggi 182 meter.

Kamis, 27 Desember 2018

Ada Keretakan di Opal Tower Sydney, 3.000 Orang Dievakuasi

Evakuasi di warga di sekitar Opal Tower, Sydney, Australia yang terdapat keretakan pada bangunannya. (AFP)

Sydney - Ratusan orang telah diberitahu untuk bergegas meninggalkan blok sebuah apartemen di Sydney untuk kedua kalinya. Langkah itu dilakukan setelah muncul retakan di dinding pada Senin 24 Desember 2018.

Banyak orang di Opal Tower berlantai 38 kembali keluar gedung setelah alarm pertama kali menyala ketika suara keras terdengar dan ditemukan celah.

BBC yang dikutip pada Kamis (27/12/2018) melaporkan, perusahaan yang membangun Opal Tower, Icon, mengatakan bangunan itu masih pada struktunya dan upaya relokasi hanyalah tindakan pencegahan. Langkah tersebut dilakukan guna memungkinkan para insinyur dan penyelidik untuk bekerja sepanjang waktu.

Menurut Icon, sejauh ini tak ada warga sekitar yang berada dalam bahaya. Hanya saja upaya sterilisasi di sebuah tower Sydney itu dilakukan agar perbaikan bisa dilakukan secepat mungkin tanpa gangguan lebih lanjut untuk penduduk.

Pihak berwenang sebelumnya mengatakan 51 dari 392 unit di Opal Tower terkena dampak. Sementara gedung yang baru selesai dibangun di Sydney Olympic Park dinyatakan aman bagi mayoritas penduduk untuk kembali dihuni.

"Sebanyak 3.000 orang diungsikan pada Senin 24 Desember, setelah dinding pendukung internal di lantai 10 gedung mengalami masalah", menurut polisi.

Icon mengkonfirmasi bahwa panel beton cetakan retak di Opal Tower Sydney.

Sebuah tim insinyur dari Icon dan pengembang gedung, Ecove telah menganalisis gedung yang baru selesai awal tahun ini.

Pada Rabu 26 Desember, pemerintah New South Wales mengatakan pihaknya juga sedang menyelidiki integritas struktural gedung dan menara-menara perumahan di sekitarnya.

Outlet berita lokal telah menerbitkan foto-foto kerusakan bangunan, menunjukkan plester longgar dan dinding runtuh. Namun, pengembang bangunan di Sydney itu, Ecove, mengklaim telah mempertahankan "kualitas tinggi" gedung itu, yang katanya menggunakan standar di atas industri.

Icon mengatakan warga mungkin harus tinggal di luar rumah hingga 10 hari. Semua akomodasi akan disediakan oleh perusahaan pembangun.

ACT Kirim 20 Truk Pangan & Logistik untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Foto: Dok ACT

Jakarta - Upaya penanganan tanggap darurat untuk korban tsunami Selat Sunda terus dikerahkan, seiring dengan tingginya kepedulian publik Indonesia terhadap saudara sebangsa yang terdampak.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) turut berikhtiar penuh memenuhi kebutuhan pengungsi di masa tanggap darurat ini. Salah satunya adalah pengiriman puluhan truk berisi bantuan pangan dan logistik untuk korban terdampak tsunami di Pandeglang dan Lampung Selatan.

20 truk bantuan tersebut diberangkatkan dari gudang Humanity Distribution Center (HDC) di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Manajer Umum Komunikasi ACT Lukman Aziz mengatakan, bantuan pangan dan logistik dikirimkan menuju dua kabupaten yang terkena dampak tsunami terparah, yakni Pandeglang dan Lampung Selatan.

"Masing-masing 10 truk bantuan kami berangkatkan ke Pandeglang dan Lampung Selatan. Kebutuhan pangan ini mendesak, jadi kami upayakan pengiriman pangan dan logistik sesegera mungkin, dibarengi dengan evakuasi, layanan medis, dan aktivitas dapur umum yang terus berlangsung sampai sekarang," terang Lukman, Rabu (26/12/2018).

Pengiriman pangan dan logistik ini akan terus berlanjut dari berbagai daerah di Indonesia, utamanya Jawa dan Sumatera. Selain mengirimkan pangan dan logistik, sejumlah program pemulihan juga segera diinisiasi. Lukman menerangkan, bantuan pemulihan tersebut fokus pada penyediaan pangan, papan dan pembangunan ekonomi.

"ACT berencana membangun hunian dan ACT Humanity Store untuk penyintas tsunami di Pandeglang dan Lampung Selatan. Sementara untuk pemulihan ekonomi, kami menggulirkan program pemberian 100 kapal nelayan untuk warga terdampak yang berprofesi sebagai nelayan. Tidak hanya itu, bekerja sama dengan Global Wakaf, kami juga berikhtiar untuk mendirikan Warung Wakaf di sejumlah titik terdampak," jelas Lukman.

Hingga Rabu (26/12), proses evakuasi, layanan medis, dan pendistribusian bantuan pangan di lokasi terdampak tsunami terus dikerahkan. Untuk mempercepat penanganan tanggap darurat, ACT mendirikan sejumlah posko kemanusiaan dan dapur umum di Pandeglang dan Lampung Selatan.

Di Pandeglang, ACT telah mendirikan 4 posko kemanusiaan dan dapur umum. Keempat posko tersebut di antaranya Posko Induk dan Dapur Umum di Kecamatan Labuan, Posko Wilayah Sumur, Posko Wilayah Panimbang dan Tanjung Lesung, dan Posko Wilayah Anyer.

Sementara di Lampung Selatan, posko kemanusiaan dan dapur umum telah aktif di tiga wilayah, di antaranya Way Muli, Way Panas, dan Dermaga Bom. "Hari ini (26/12) akan diaktivasi juga dua posko dan dua dapur umum lainnya di daerah Kunjir dan Sukaraja," terang Sutaryo dari Tim Emergency Response ACT untuk wilayah Lampung Selatan.

Ditangkap di Halim, Ini Fakta Tersangka Kasus Mafia Bola Johar Lin Eng

Foto: Istimewa

Jakarta - Satgas anti mafia bola menangkap tersangka kasus mafia bola bernama Johar Lin Eng. Seperti apa sepak terjang Johar di sepakbola Indonesia?

Johar bukan orang baru di sepakbola Indonesia. Dia pernah menjabat Ketua (Asosiasi Provinsi) Asprov PSSI Jawa Tengah periode 2013-2017 dan berlanjut ke periode berikutnya, 2017-2021. Di tahun 2017, Johar juga sempat menjadi Plt Ketua Asprov Kepulauan Riau.

Karier Johar di jagat sepakbola Indonesia tak berhenti di situ, ia juga terpilih menjadi anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI bersama 11 anggota lainnya.

Pada tahun 2017 Johar juga ditunjuk Ketum PSSI Edy Rahmayadi menjadi Plt Ketua Asprov PSSI Kepulauan Riau dan Plt Ketua Asprov PSSI Aceh dan sempat jadi kontroversi.

Polisi menangkap Johar Lin Eng di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis (27/12/2018).

"Bertempat di kedatangan Bandara Halim Perdanakusuma telah dilaksanakan monitoring giat penangkapan terhadap tersangka mafia pengaturan skor oleh Polda Metro Jaya yang dipimpin Ipda Elia Umboh," kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Argo Yuwono, dalam keterangannya, Kamis (27/12/2018).

Tersangka ditangkap di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada pukul 10.12 WIB pagi tadi.

Dia ditangkap setelah mendarat dari pesawat penerbangan Solo dan langsung dibawa ke Polda Metro Jaya.

Health

[detikNews][recentbylabel]

Featured

[detikNews][recentbylabel2]